KabarDesaNusantara.ComKABUPATEN BEKASI — Klub sepak bola Den Sakti, klub binaan Saiful Nyamat seorang anggota polisi yang juga pengusaha, berhasil memastikan langkahnya ke babak 16 besar turnamen sepak bola antarklub se-Jabodetabek yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola di tingkat lokal tidak bisa dipandang sebelah mata. Den Sakti mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi yang diikuti 32 tim dari berbagai wilayah Jabodetabek.

Memasuki babak 16 besar, tekanan tentu semakin tinggi. Tidak ada lagi ruang bagi tim untuk sekadar tampil. Setiap laga menjadi pertaruhan gengsi sekaligus penentu apakah Den Sakti mampu melangkah lebih jauh menuju perebutan gelar juara.

Sebagai klub binaan Nyamat, Den Sakti membawa misi lebih besar dari sekadar memenangkan pertandingan. Konsistensi pembinaan pemain dan keberanian memberikan ruang bagi talenta lokal menjadi modal penting menghadapi fase krusial turnamen.

Ketua Panitia, Sakti Mahendra Dwi Saputra, mengatakan lolosnya 16 tim terbaik menunjukkan tingginya kualitas persaingan dalam turnamen tersebut.

“Babak 16 besar tentu semakin ketat. Semua tim yang lolos memiliki kualitas dan ambisi yang sama untuk menjadi juara. Den Sakti harus mampu menjaga fokus dan menunjukkan permainan terbaik,” ujarnya.

Gelaran tersebut turut mendapat perhatian dari Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambun Selatan yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat sekaligus upaya mendorong berkembangnya sepak bola di tingkat lokal.

Kini, tantangan Den Sakti semakin berat. Status sebagai tim binaan Nyamat sekaligus tuan rumah pertandingan membuat sorotan publik semakin besar.

Den Sakti sudah menembus 16 besar. Pertanyaannya kini bukan lagi mampu lolos atau tidak, tetapi seberapa jauh klub binaan Nyamat ini mampu melangkah dan membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola Jabodetabek.

Wartawan: A2TP, Editor: Red