‏KabarDesaNusantara.Com, KABUPATEN BEKASI – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi 2026 dipastikan berlangsung lebih semarak. Melalui Gebrak 2026 Vol.2 (Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif) yang digelar di District 1 Meikarta pada 7–9 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi menghadirkan festival kolaboratif yang memadukan hiburan, promosi pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu panggung besar yang diproyeksikan menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Festival yang terbuka untuk masyarakat tanpa dipungut biaya ini melibatkan pemerintah, pelaku UMKM, komunitas kreatif, pelaku pariwisata, hingga masyarakat umum. Konsep tersebut dirancang tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah promosi potensi daerah dan penggerak ekonomi lokal.

Tidak hanya menyajikan konser musik, Gebrak 2026 Vol.2 menghadirkan beragam agenda seperti pameran pelaku usaha pariwisata, pameran ekonomi kreatif dan ekspatriat, festival kuliner, serta pameran seni kreatif. Sejumlah artis nasional, di antaranya Bagindas, Sugar Killaz, Orind, dan Akustik Kota Tua, dijadwalkan tampil memeriahkan suasana.

Berbagai kegiatan interaktif juga disiapkan untuk melibatkan generasi muda, mulai dari talkshow inspiratif, lomba tari, lomba band, battle chef, hingga kompetisi konten pariwisata yang diharapkan mampu melahirkan ide-ide kreatif dalam mempromosikan Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Mien Aminah, mengatakan bahwa Gebrak 2026 Vol.2 dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Bekasi kepada masyarakat secara lebih luas.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat.

“Gebrak 2026 Vol.2 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkenalkan potensi Kabupaten Bekasi sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” ujarnya.

Konsep festival yang memadukan hiburan dan promosi potensi daerah juga diharapkan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Keterlibatan UMKM, pelaku industri kreatif, komunitas seni, hingga pelaku usaha lokal menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk dan karya kepada ribuan pengunjung.

Penyelenggara memproyeksikan kehadiran ribuan masyarakat selama tiga hari pelaksanaan. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, tetapi juga menjadi “gelombang ekonomi” yang menghidupkan transaksi pelaku usaha lokal—sebuah ungkapan hiperbola yang menggambarkan besarnya harapan terhadap dampak ekonomi festival tersebut.

Melalui Gebrak 2026 Vol.2, Pemerintah Kabupaten Bekasi ingin menghadirkan wajah baru perayaan hari jadi daerah. Festival ini tidak lagi hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga etalase potensi pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif yang diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan berskala besar.

Wartawan: A2TP, Editor: Red