KabarDesaNusantara.Com, KABUPATEN BEKASI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi menyiapkan pengembangan Koridor Dua Bus Trans Wibawamukti yang direncanakan menghubungkan Stasiun Cikarang dengan Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi di Cikarang Pusat.
Layanan koridor baru tersebut ditargetkan mulai efektif melayani masyarakat pada 2027. Pengembangan ini diharapkan menjadi langkah yang sederhana namun berarti dalam memperluas akses transportasi umum menuju kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Asep saat memimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (17/9/2026).
“Transportasi bukan hanya tentang memindahkan orang dan barang, tetapi juga tentang menghubungkan masyarakat, menggerakkan perekonomian, serta membuka akses menuju masa depan yang lebih maju,” kata Asep.
Menurutnya, pengembangan transportasi tidak semata-mata berkaitan dengan penyediaan kendaraan dan rute perjalanan. Sistem transportasi juga perlu diarahkan agar mampu menghubungkan kawasan permukiman, pusat kegiatan ekonomi, fasilitas publik, hingga pusat pemerintahan.
Asep mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan Dishub Kabupaten Bekasi dalam mengembangkan layanan transportasi. Inovasi tersebut antara lain Area Traffic Control System (ATCS) yang terintegrasi dengan Command Center, layanan Buy The Service (BTS) Trans Wibawamukti, serta peningkatan kualitas angkutan umum.
Pengembangan becak bertenaga listrik juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
“Transportasi harus semakin aman, nyaman, tertib, modern, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Asep berharap berbagai inovasi tersebut tidak berhenti sebagai program administratif, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurut dia, keterhubungan antarmoda dan antarwilayah menjadi salah satu kebutuhan dalam mendukung pertumbuhan Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Plt. Kepala Dishub Kabupaten Bekasi Andi Suhadhi mengatakan pengembangan transportasi massal akan terus ditingkatkan, termasuk melalui penambahan koridor Trans Wibawamukti.
Dishub sebelumnya telah membuka Koridor Satu Trans Wibawamukti dengan rute Stasiun Cikarang menuju Jatimulya, Tambun Selatan.
Adapun Koridor Dua direncanakan memiliki rute Stasiun Cikarang menuju kawasan Kompleks Pemkab Bekasi di Cikarang Pusat.
“Koridor 2 nanti dari Stasiun Cikarang ke area Pemda Kabupaten Bekasi. Banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi ke pusat pemerintahan,” ujar Andi.
Rencana tersebut sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan angkutan umum dari simpul transportasi utama menuju kawasan pelayanan pemerintahan.
Stasiun Cikarang sendiri menjadi salah satu simpul mobilitas masyarakat. Dengan adanya konektivitas menuju pusat pemerintahan, masyarakat yang memiliki keperluan pelayanan administrasi maupun kegiatan lainnya di lingkungan Pemkab Bekasi diharapkan memiliki alternatif perjalanan menggunakan angkutan umum.
Meski demikian, efektivitas koridor baru nantinya akan sangat bergantung pada kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan jadwal, integrasi dengan moda transportasi lainnya, serta tingkat keterjangkauan layanan bagi masyarakat.
Dengan target operasional pada 2027, pengembangan Koridor Dua Trans Wibawamukti menjadi bagian dari agenda peningkatan transportasi publik Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut mungkin masih sederhana, tetapi diharapkan dapat menjadi salah satu penghubung bagi masyarakat dari Stasiun Cikarang menuju pusat pemerintahan daerah.
Wartawan: A2TP, Editor: Red

Tinggalkan Balasan