KabarDesaNusaantara.Com, KABUPATEN BEKASI – Kolaborasi masyarakat lintas Rukun Tetangga (RT) menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun lingkungan yang sehat, kompak, dan produktif.
Hal tersebut ditunjukkan warga RW 10 Dusun 1, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, melalui kegiatan senam sehat bersama yang dirangkaikan dengan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Minggu (1/11/2026).
Berlangsung di jalan utama Perumahan Mangun Jaya Indah 1 wilayah RT 07 dan RW 08, kegiatan yang diinisiasi warga dan panitia lingkungan tersebut melibatkan masyarakat dari RT 01 hingga RT 10. Warga, terutama kaum perempuan, tampak antusias mengikuti senam bersama dengan iringan sejumlah lagu, di antaranya “Helikopter ke Padang” dan “Do Re Mi” serta lagu lainnya yang mengajak antusias warga untuk semangat untuk bersenam.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada olahraga dan kesehatan. Warga juga menghadirkan bazar UMKM sebagai ruang promosi dan pemasaran produk kuliner rumahan milik masyarakat setempat.
Berbagai produk makanan ditawarkan, mulai dari nasi bakar, pempek, makanan ringan hingga aneka jajanan lainnya. Aktivitas tersebut menciptakan interaksi ekonomi sederhana yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dari lingkungan sekitar.
“Selamat pagi. Habis senam jajan ya, ada nasi bakar, pempek. Enak loh,” ujar salah seorang warga sembari mengajak peserta menikmati produk UMKM yang tersedia.

Kehadiran bazar tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sosial di lingkungan pemukiman dapat dikembangkan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Warga tidak hanya berkumpul untuk berolahraga, tetapi juga memberikan dukungan langsung terhadap usaha kecil yang dijalankan tetangga mereka sendiri.
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut memperlihatkan pentingnya partisipasi warga dalam menghidupkan lingkungan. Pengurus RW, Bidang Pemuda dan Olahraga, Karang Taruna, Seksi Keamanan, Tim Penggerak PKK, serta pelaku UMKM mengambil bagian sesuai peran masing-masing.
Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga RW 10, Lambok, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
“Kami dari Bidang Pemuda dan Olahraga sangat berterima kasih atas support-nya, baik dari BP Nano, Karang Taruna, begitu juga yang lainnya. Semoga ke depannya lebih meriah lagi. Salam kompak,” ungkap Lambok.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua RW 10 Dusun 1 Desa Mangunjaya, Rusbrata, S.H. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bu Yeni, Om Nano, Seksi Pemuda, Seksi Keamanan, serta Tim Penggerak PKK RW 10 atas peran dan partisipasi mereka dalam menyukseskan kegiatan.
“Terima kasih atas peran dan partisipasinya pada kegiatan olahraga hari ini. Semoga amal baik Bapak/Ibu mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT,” ujar Rusbrata.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan RW 10.
Lebih dari sekadar kegiatan olahraga awal bulanan, inisiatif warga RW 10 Mangunjaya tersebut memberikan gambaran bahwa pembangunan kehidupan sosial di tingkat lingkungan dapat dimulai dari kesadaran dan partisipasi masyarakat sendiri.
Tanpa harus selalu menunggu program atau penyelenggaraan kegiatan dari pemerintah, warga dapat mengorganisasi kegiatan positif melalui komunikasi, kepedulian, serta pembagian peran antara pengurus dan masyarakat.
Kolaborasi lintas RT menjadi modal sosial untuk mempertemukan berbagai kepentingan warga dalam satu kegiatan bersama. Olahraga menjadi sarana menjaga kesehatan, senam bersama membuka ruang silaturahmi, keterlibatan pemuda dan unsur keamanan memperkuat gotong royong, sementara bazar UMKM memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Pola kegiatan seperti ini juga menunjukkan bahwa kekuatan sebuah lingkungan tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan fasilitas maupun dukungan anggaran, tetapi turut dibangun melalui kemauan masyarakat untuk terlibat dan saling mendukung.
Dari kegiatan sederhana di jalan lingkungan, warga dapat menciptakan ruang interaksi yang memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
Kegiatan senam sehat dan bazar UMKM di RW 10 Dusun 1 Desa Mangunjaya menjadi contoh aktivitas kemasyarakatan yang menggabungkan tiga kepentingan sekaligus, yakni kesehatan, solidaritas sosial, dan pemberdayaan ekonomi.
Ke depan, kesinambungan kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dijaga agar tidak hanya menjadi agenda berkumpul sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya positif masyarakat.
Semangat kebersamaan yang melibatkan warga RT 01 hingga RT 10 tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa lingkungan yang sehat, harmonis, dan produktif dapat dibangun dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, yaitu keluarga, tetangga, RT, hingga RW.

Pada akhirnya, kekompakan warga bukan hanya terlihat ketika mereka berkumpul dalam satu kegiatan, melainkan juga melalui kepedulian untuk saling membantu, mendukung usaha sesama, dan menjaga lingkungan secara bersama-sama.
Wartawan: A2TP, Editor: Red

Tinggalkan Balasan