KabarDesaNusantara.Com, KABUPATEN BEKASI — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi terus mengintensifkan program sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan demokrasi pada masa non-tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Program tersebut dijalankan sesuai arahan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melalui Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat dengan fokus pada tiga prioritas utama, yakni Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan setiap tiga bulan, Pemutakhiran Data Partai Politik setiap enam bulan, serta Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan.
Pada awal April 2026, KPU Kabupaten Bekasi telah menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I. Dalam pleno tersebut, jumlah pemilih ditetapkan sebanyak 2.437.228 orang, terdiri dari 1.217.287 pemilih laki-laki dan 1.219.941 pemilih perempuan.
Sementara itu, program pemutakhiran data partai politik saat ini memasuki semester pertama yang berlangsung sejak Januari hingga Juni 2026.
Di sektor pendidikan pemilih, KPU Kabupaten Bekasi aktif menyasar pemilih pemula, khususnya kalangan pelajar tingkat SMA dan SMK.
Hingga saat ini, kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih telah dilaksanakan di SMKN 1 Tambelang dan SMAN 1 Karangbahagia.
Pelaksanaan kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat yang memfasilitasi pelaksanaan program di lingkungan sekolah.
KPU Kabupaten Bekasi juga berencana melanjutkan kegiatan serupa di SMK Negeri 1 Tambun Utara. Tingginya antusiasme guru dan siswa dinilai menjadi indikator meningkatnya perhatian generasi muda terhadap pendidikan politik dan demokrasi.
Melalui berbagai program tersebut, KPU Kabupaten Bekasi berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu, memperkuat literasi demokrasi, serta memastikan akurasi dan validitas data kepemiluan guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel.












