Kabardesanusantara.com,Bekasi — suasana di Kampung Sekunder RT 01/01, Desa Kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran, terasa berbeda. Di sebuah rumah seorang ibu bernama Oyi terbaring lemah, melawan sakit yang tak kunjung reda. Hari-harinya diisi dengan rasa nyeri dan keterbatasan, membuat langkahnya kini hanya bisa bergantung pada orang lain.
Di tengah keterbatasan itu, secercah harapan datang.
Jajaran Polsek Pebayuran yang dipimpin langsung oleh Waka Polsek, IPTU Cornelius Tigor Siagian, S.H., bersama anggota, menyambangi kediaman Ibu Oyi dalam kegiatan Jumat Berkah. (01/05/2026) Mereka datang bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi membawa kepedulian membawa rasa kemanusiaan.
Dengan langkah pelan dan penuh empati, bantuan berupa sembako dan pampers diserahkan. Bukan hanya barang, tetapi juga perhatian yang dirasakan oleh sang ibu yang tengah berjuang melawan sakitnya.
Tak ada kata-kata mewah di sana. Hanya tatapan haru dan mata yang mulai berkaca-kaca.

IPTU Cornelius Tigor Siagian, S.H. menyampaikan pesan yang sederhana namun menyentuh, bahwa kehadiran mereka adalah bentuk kepedulian kepada sesama.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai saudara. Jangan pernah merasa sendiri. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban, dan kami semua berdoa agar Ibu segera diberikan kesembuhan.”
Ucapan itu seolah menjadi penguat di tengah kesunyian yang selama ini dirasakan Ibu Oyi.
Kegiatan ini pun berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan.
Namun lebih dari itu, meninggalkan cerita tentang kemanusiaan—bahwa di balik seragam, masih ada hati yang peduli.
Pantauan media Kabar Desa Nusantara. Di sudut desa yang sederhana itu, Jumat pagi berubah menjadi saksi bahwa sekecil apa pun kebaikan, bisa menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang berjuang.












