KabarDesaNusantara.Com, KOTA BEKASI — Warga RW013 Perumahan Bintang Metropol, Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, menggelar aksi tanam pohon bersama dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area jogging track itu melibatkan anak-anak TK Lebah Ceria dan para orang tua sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Aksi penghijauan tersebut dikemas secara edukatif dan interaktif melalui sejumlah kegiatan, mulai dari bercerita tentang lingkungan, lomba mewarnai, hingga lomba menanam pohon. Puluhan tanaman ditanam di area fasilitas umum milik warga guna menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Ketua RW013, Agustiono, mengatakan kesadaran menjaga lingkungan harus terus ditumbuhkan di tengah ancaman perubahan iklim dan potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi mulai Mei hingga Oktober 2026.
“Kita akan menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino mulai Mei hingga Oktober 2026. Karena itu, menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Jika kita menjaga bumi, bumi juga akan menjaga kita,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari PT Toyota Astra Motor melalui program Toyota Berbagi. Perwakilan manajemen Toyota Astra Motor, Indrinida, menekankan pentingnya membangun kebiasaan ramah lingkungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap anak-anak dan warga dapat terus peduli lingkungan, salah satunya dengan memilah sampah organik dan anorganik serta aktif menanam dan menjaga pohon di sekitar rumahnya,” katanya.
Melalui program Toyota Berbagi, PT Toyota Astra Motor juga menjalankan inisiatif Circular Waste Management di lingkungan RW013 sebagai bagian dari pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis masyarakat.
Program tersebut didampingi Yayasan Semut Merah. Direktur Utama Yayasan Semut Merah, Budi Dermawan, menilai kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, gerakan sederhana seperti menanam pohon dan mengurangi sampah rumah tangga dapat memberikan dampak besar terhadap kelestarian lingkungan di masa depan.
Kegiatan peringatan Hari Bumi itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memperkuat peran komunitas dalam menjaga bumi bagi generasi mendatang.












