Plt Kabag Kesra Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Ada Konflik Kepentingan

KabarDesaNusantaara.Com, KABUPATEN BEKASI — Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi menuai sorotan publik.

Pejabat yang ditunjuk diketahui masih merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Pembangunan Jalan pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK).

Sorotan mencuat tidak hanya karena rangkap jabatan yang dinilai tidak linier, tetapi juga adanya dugaan konflik kepentingan. Informasi yang beredar menyebutkan pejabat tersebut memiliki usaha ternak sapi limousin dalam skala besar di wilayah Jawa Tengah.

Ketua Umum LSM JamWas, Ediyanto, menduga usaha tersebut berkembang sejak yang bersangkutan menjabat sebagai Kabid Pembangunan Jalan pada 2024. Ia juga mempertanyakan sumber permodalan usaha tersebut.

“Ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Jika yang bersangkutan memiliki usaha ternak sapi, sementara Kesra mengelola pengadaan atau distribusi hewan qurban, tentu harus ada pengawasan ketat,” ujar Ediyanto.

Menurutnya, posisi Kabag Kesra memiliki peran strategis, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Bagian Kesra kerap menjadi koordinator dalam penyaluran bantuan sosial, termasuk pengadaan dan distribusi hewan qurban.

Selain itu, Ediyanto juga menyinggung adanya dugaan kepentingan politik di balik penunjukan tersebut. Hal ini dinilai semakin memperkuat urgensi evaluasi terhadap penempatan jabatan yang berpotensi rawan penyalahgunaan wewenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun klarifikasi dari pejabat yang bersangkutan terkait dugaan tersebut.

Sejumlah pihak pun mendorong agar aparat penegak hukum dan lembaga pengawas internal pemerintah segera melakukan penelusuran. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Penulis: A2TP Editor: Redaksi