Kabardesanusantara.com,Kabupaten Bekasi– Banjir masih menggenangi wilayah Koramil 11/Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (2/2/2026) sore.
Koptu Solehudin Babinsa Desa Karangharja menuturkan, Hingga saat ini Air dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter merendam permukiman warga di Desa Karangharja.
Adapun wilayah terdampak meliputi Kampung Kobak Ceper RT 05, 06, 07, dan 08 RW 03, serta Kampung Pisangbatu RT 07 RW 03, Desa Karangharja. ” tutur Solehudin
Akibat banjir tersebut, sebanyak 627 kepala keluarga (KK) atau 545 rumah terdampak, dengan total 2.019 jiwa.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke beberapa titik aman, di antaranya Masjid Al Inayah Kobak Ceper serta di sekitar tanggul kali sekunder yang berada di dekat permukiman warga.” Tambah Solehudin
Banjir terjadi akibat luapan Kali Kiwing dan Kali Ciherang yang tidak mampu menampung debit air menyusul curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.” Ucapnya

Anggota Satpol PP Kecamatan Pebayuran, Supandi, mengatakan bahwa bantuan air bersih telah mulai disalurkan.
“Bantuan air bersih sudah datang dari BPBD Kabupaten Bekasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak,” ujarnya.
Dewi (35) Seorang warga mengaku sangat dibutuhkan air bersih , selain kebutuhan mencuci juga bisa untuk memasak
Saya berterima kasih atas kepedulian Babinsa dan Satpol PP Kecamatan Pebayuran serta BPBD Kabupaten Bekasi, saya jadi punya air bersih.” Ungkapnya Dewi
Sementara itu, Danramil Pebayuran Kapten Arm Dikin menyampaikan bahwa pihak Koramil bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan membantu warga di lokasi banjir.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk penanganan banjir serta membantu kebutuhan dasar masyarakat,” kata Dikin.
Hingga saat ini, kondisi banjir masih dipantau dan warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan.
(Pirman)












