Lomba, News  

Ratusan Atlet dari Delapan Provinsi Bersaing di Kejurnas Squash 2026 Kabupaten Bekasi

KabarDesaNusantara.ComKABUPATEN BEKASI – Sebanyak 162 atlet squash dari delapan provinsi mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang digelar di GOR Squash Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada 7–11 Juli 2026.

Selain memperebutkan gelar juara nasional, kejuaraan ini juga menjadi salah satu tahapan seleksi atlet menuju berbagai ajang internasional.

Ketua Pelaksana Kejurnas Squash 2026, Endang Suranata, mengatakan peserta yang ambil bagian terdiri atas 102 atlet putra dan 60 atlet putri. Mereka berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Timur.

“Kejurnas ini mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah. Total peserta ada 162 atlet terdiri atas 102 atlet putra dan 60 putri,” ujar Endang.

Para atlet bertanding pada nomor perorangan putra dan putri mulai dari kelompok usia U-9, U-11, U-15, U-17, U-19, U-23 hingga kategori senior.

Endang menjelaskan, Kejurnas Squash 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet nasional. PB Persatuan Squash Indonesia menjadikan kejuaraan ini sebagai salah satu tahapan seleksi untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan internasional, terutama pada kategori U-23 dan senior.

Ia berharap seluruh peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas dan semangat fair play selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menilai kepercayaan menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah merupakan kesempatan untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi selama pelaksanaan kejuaraan.

“Kejuaraan nasional ini jelas memberikan banyak manfaat, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Penyelenggaraan event seperti ini memberikan dampak terhadap sektor ekonomi dan berbagai sektor lain,” kata Endin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus melakukan pembenahan sarana olahraga, termasuk akses menuju venue, agar semakin siap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan berskala nasional maupun internasional.

Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan, menyatakan penyelenggaraan Kejurnas di GOR Squash Wibawa Mukti menjadi bukti kesiapan fasilitas olahraga yang dimiliki Kabupaten Bekasi dalam mendukung pembinaan atlet berprestasi.

Kejurnas Squash 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara nasional, tetapi juga menjadi pintu bagi atlet-atlet terbaik Indonesia untuk menembus level internasional melalui proses seleksi PB Persatuan Squash Indonesia, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Tanah Air.

Penulis: A2TP Editor: Redaksi