Mr X Teridentifikasi, Kisah Tragis Korban Tewas di Rel Tambun Selatan

KabarDesaNusantara.Com, KABUPATEN BEKASI – Peristiwa tragis terjadi di perlintasan rel jalur hulu KM 30, Jalan Diponegoro RT 01/18, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Jumat (27/2/2026) malam.

Seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga tertemper kereta api, Korban sempat dilaporkan sebagai Mr X lantaran belum diketahui identitasnya.

Laporan awal diterima jajaran Polsek Tambun Selatan sekitar pukul 22.15 WIB. Petugas piket bersama Tim Inafis dari Polres Metro Bekasi langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan visum luar sekaligus proses identifikasi lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan menggunakan alat identifikasi oleh Tim Inafis, identitas korban akhirnya terungkap sebagai Saputra Alif Nugraha, kelahiran Majalengka, 16 Maret 2006.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sehari-hari berjualan siomay di wilayah Tambun, Bekasi.

Mengetahui identitas tersebut, pihak keluarga segera mendatangi Kepala Stasiun Tambun guna meminta klarifikasi serta pembaruan data dalam telegram kecelakaan. Langkah ini ditempuh untuk kepentingan administrasi pengurusan santunan dari Jasa Raharja.

Setelah dilakukan koordinasi, data dalam telegram kecelakaan akhirnya diperbarui sesuai identitas korban.

Pihak perkeretaapian yang diwakili Kepala Stasiun Tambun, Tri S (NIPP 48269), memberikan keterangan tertulis bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 27 Februari 2026 pukul 19.46 WIB. Insiden melibatkan rangkaian KA Crew 124B yang dimasinisi Nick Shera (52724) dengan asisten masinis Alfa Fanta Asrul Ma’ruf.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya ketelitian dalam pendataan awal sebuah kejadian, karena berimplikasi langsung terhadap hak administratif serta santunan yang menjadi hak keluarga korban.

Kasus tersebut kini telah ditangani sesuai prosedur. Pihak kepolisian memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan profesional dan transparan.

Penulis: A2TP Editor: Redaksi