KabarDesaNusantara.Com, KABUPATEN BEKASI – Suasana di kawasan Perum Mega Regency Blok D RT 33/03, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, mendadak ramai setelah aparat kepolisian mendatangi sebuah kios penjual Chicken Geprek Al-Fazza, Sabtu (28/3/2026) malam.
Di lokasi kejadian, garis polisi (police line) tampak terpasang menutup pintu rolling door kios. Sejumlah petugas terlihat berjaga sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kehadiran polisi sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang penasaran dengan peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian ini bermula dari penemuan jasad seorang pegawai kios ayam geprek di dalam mesin freezer tempatnya bekerja. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan dililit lakban.
Informasi awal yang beredar menyebutkan kondisi korban cukup tragis, bahkan diduga terdapat bagian tubuh yang tidak utuh. Namun, hingga kini hal tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Korban diketahui merupakan pria yang akrab disapa warga sebagai Pak Bedul, berusia sekitar 45 tahun. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul di lingkungan tempat tinggalnya.
Salah satu warga, Elin (41), mengaku terakhir kali melihat korban pada malam takbiran.
“Terakhir lihat malam takbiran di depan kios,” ujarnya, Minggu (29/3/2026) dini hari.
Warga lainnya, Ali (41), mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah suasana di lokasi mendadak ramai.
“Saya baru tahu saat sudah ramai. Polisi datang dan membawa jenazah dengan kantung mayat. Orangnya baik, sering ngobrol sama warga,” ungkapnya.
Petugas kepolisian diketahui datang ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB untuk melakukan evakuasi dan olah TKP. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna kepentingan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, warga juga menduga adanya barang berharga milik korban yang hilang dari lokasi kejadian. Dugaan tersebut kini tengah didalami oleh aparat sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas lengkap korban maupun penyebab pasti kematiannya. Aparat masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.












