KabarDesaNusantara.Com, Kabupaten Bekasi – Ketua LSM Sniper Gunawan menilai Kabupaten Bekasi memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, namun belum mampu mendorong kemajuan daerah secara signifikan.
Ia menyoroti lemahnya komitmen kebekasian di kalangan penyelenggara pemerintahan sebagai salah satu faktor utama.
Gunawan menyebut banyak putra daerah memiliki latar belakang pendidikan tinggi serta kapasitas keilmuan dan keagamaan yang baik. Namun, potensi tersebut dinilai belum dioptimalkan dalam kebijakan pembangunan.
โKesetiaan pada daerah, kepedulian terhadap masyarakat, dan tanggung jawab membangun Bekasi seolah hanya menjadi jargon,โ ujarnya.
Menurut dia, komitmen terhadap daerah seharusnya menjadi landasan moral dalam setiap kebijakan publik. Tanpa itu, kebijakan yang dihasilkan berpotensi tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Selain menyoroti komitmen kebekasian, Gunawan juga mengkritik kinerja birokrasi yang dinilai belum berjalan efektif. Ia menilai lemahnya tata kelola, akuntabilitas, dan pengawasan internal membuat birokrasi tidak berfungsi sebagai pendorong pembangunan.
โKetika birokrasi tidak berjalan sesuai fungsi, maka orang pintar sekalipun tidak akan mampu membawa perubahan,โ katanya.
LSM Sniper mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja birokrasi, termasuk penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan integritas.
LSM Sniper menilai optimalisasi sumber daya manusia dan reformasi birokrasi menjadi kunci agar potensi Kabupaten Bekasi dapat dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berpihak pada masyarakat.












