Kapolres Metro Bekasi Raih Penghargaan DPR RI, Dinilai Sukses Redam Konflik Sosial Warga

KabarDesaNusantara.ComJAKARTA – Kepala Polres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Sumarni, menerima penghargaan dari Komisi III DPR RI atas dedikasi, integritas, serta komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menyelesaikan konflik sosial di wilayah hukumnya.

Penghargaan bertajuk Aryaseva Sammana Nusantara tersebut diberikan dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, Senin. Acara itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Dalam sambutannya, Habiburokhman menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan tradisi baru yang впервые diberikan kepada kapolres sebagai bentuk apresiasi nyata kepada aparat penegak hukum yang dinilai menjalankan tugas secara optimal.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi diberikan secara selektif dan terbatas. Dalam satu tahun, paling banyak hanya tiga kali diberikan kepada mitra kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penghargaan tersebut tidak lepas dari keberhasilan Kapolres Metro Bekasi beserta jajaran dalam membantu menyelesaikan konflik antara warga Klaster Vasana Neo Vasana dengan pihak pengembang PT Hasana Damai Putera terkait pendirian mushala yang telah berlangsung sejak 2022.

Melalui pendekatan humanis dan pengawalan intensif, Polres Metro Bekasi memfasilitasi dialog antara warga dan pengembang hingga tercapai kesepakatan dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI. Forum tersebut turut menghadirkan perwakilan kedua belah pihak.

Hasil RDPU menghasilkan kesepakatan damai yang menjadi solusi atas polemik berkepanjangan selama empat tahun. Komisi III DPR RI pun mengapresiasi langkah tersebut dan mendorong seluruh pihak menjalankan komitmen yang telah disepakati agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Kombes Pol Sumarni menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran aktif kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan persuasif.

“Ini tentang bagaimana problem solving dilakukan, tidak hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan musyawarah dan keadilan,” ungkapnya.

Keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen Polres Metro Bekasi dalam menghadirkan Polri yang presisi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjadi mediator dalam setiap konflik sosial guna menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Bekasi.

Penulis: A2TP Editor: Redaksi